Jeni Bae

Bantuan Siswa Miskin Bersumber Dari APBD Kabupaten Tegal, Diduga Kena ” Sunat ” Oknum Tak Bermoral

Slawiraya.com ( Slawi )

Siswa Miskin ( BSM ) untuk pelajar berprestasi dan siswa miskin tingkat sekolah dasar ( SD ) ataupun Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) telah disalurkan secara simbolis oleh Tegal pada (( 16 / 10 / 2023 ) di Pendopo Amangkurat

Beasiswa ini, disalurkan kepada 9.873 Siswa SD/ MI dan 7.578 Siswa SMP / MTS dengan alokasi Rp. 450.000 / siswa untuk siswa SD.  Sedangkan Siswa SMP / MTS menerima biaya personel peserta didik Rp. 750. 000 / Siswa.

Baca Juga : https://slawiraya.com/pimpinan-ranting-muhammadiyah-pekajangan-barat-laksanakan-pembuatan-kartu-tanda-anggota/

Dalam salah satu kegiatan reses masa persidangan, M. Khuzaeni dari Fraksi Golkar menyampaikan BSM  di Kabupaten Tegal diduga disunat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kepada wartawan, M. Khuzaeni ( Jeni Bae ) mengaku mendapat laporan itu dari warga yang menghadiri Reses. Kala itu, warga menuturkan, bahwa ada oknum yang disinyalir memotong BSM.

Menurut Jeni, BSM yang bersumber dari APBD II Kabupaten Tegal Tahun 2023 sejatinya, setiap penerima manfaat mendapatkan BSM sebesar Rp 450 ribu. Namun yang terjadi, mereka hanya menerima Rp 360 ribu per siswa.

Baca Juga : https://slawiraya.com/pawai-taaruf-semarakkan-musyda-pimpinan-daerah-pemuda-muhammadiyah-dan-nasyiatul-aisyiyah-banyumas/

Jeni menambahkan, biasanya sosial atau hibah yang bersumber dari pemerintah, harus ditransfer dan diterima langsung oleh rekening penerima manfaat. harus utuh atau tidak ada potongan.

Sementara yang terjadi di Kabupaten Tegal, tidak demikian. Siswa yang hendak menerima harus membawa materai.

“Kami menduga materai itu digunakan untuk membuat surat kuasa pengambilan uang BSM,” ujarnya. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan